Asal Usul Tradisi Makan Bacang

Asal Usul Tradisi Makan Bacang
Asal Usul Tradisi Makan Bacang

Asal Usul Tradisi Makan Bacang

Asal Usul Tradisi Makan Bacang

Teman-teman pastinya sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini "Bacang". Bentuk makanan yang satu ini bervarian tidak selalu sama terkadang ada yang besar terkadang ada juga ukuran yang sedang bahkan di Taiwan, pada zaman Dinasti Ming akhir, bentuk bacang yang dibawa oleh pendatang dari Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang kita lihat sekarang.

Isi bacang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecil-kecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama serikaya, gula manis.(Epochtimes).

Asal usul bacang menurut Wikipedia: Duanwu Jie (dibaca: Twan U cie, hari Twan U) atau yang dikenal dengan sebutan festival Peh Cun di kalangan etnik Tionghoa-Indonesia adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tiongkok.

Peh Cun merupakan dialek Hokkian untuk kata pachuan (aksara mandarin: 扒船, bahasa Indonesia: mendayung perahu). Walaupun perlombaan perahu naga bukan lagi praktik umum di kalangan Tionghoa-Indonesia, namun istilah Peh Cun tetap digunakan untuk menyebut festival ini. Festival ini dirayakan berdasarkan penanggal Imlek dan telah berumur lebih 2.300 tahun dihitung dari masa Dinasti Zhou.

Tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan sebagai salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun sejak Dinasti Jin. Festival Peh Chun tahun ini jatuh pada pada bulan Juni 2018 . Walaupun bacang sebelumnya telah populer di Tiongkok, namun belum menjadi makanan simbolik festival ini.

Menurut penanggalan Imlek, tanggal 5 bulan 5 kalender lunar adalah hari Duan Wu, mungkin kalau di Indonesia lebih dikenal sebagai hari Peh Cun yang terkenal akan Bacang-nya.

Menurut tradisi orang Tionghoa, Peh Cun termasuk salah satu dari tiga hari besar orang Tionghoa selain hari raya Imlek dan hari raya Tiong Jiu (kue bulan).

Baca juga: Tradisi Yang Biasa Dilakukan Pada Saat Tahun Baru Imlek

Ada empat hal yang sering dilakukan masyarakat Tiongkok bila merayakan hari ini, yaitu membuat dan makan bacang, mendirikan telur, dan mengadakan lomba perahu naga (Dragon Boat Festival) juga Mandi tengah hari.

Festival Peh Cun (端午节 Peh Cun Jie) yang diamati pada hari 5 bulan 5 kalender lunar Cina. Festival ini juga dikenal di Barat sebagai Festival Perahu Naga, dan pada masih ada yang lebih rendah, Festival Dumpling, karena balap perahu berbentuk seperti naga dan konsumsi kue beras adalah dua elemen utama yang mencirikan festival ini.

Festival ini juga kadang-kadang disebut Double Kelima Festival (重五节 Chongwu Jie) karena tanggal pada bulan yang diadakan (yaitu 5 / 5). Hal ini juga dapat disebut Festival Extreme Yang (端阳节 Duanyang Jie) karena menurut metafisika Cina, hari ini terjadi untuk mewujudkan keluar Yang energi terkuat sepanjang tahun.

Nama tambahan lain untuk festival ini juga termasuk Festival Bulan Kelima (五月节 Wuyue Jie), Festival Hari Kelima (五日节 Wuri Jie), dan Festival Summer (夏节 Xia Jie).

Ada beberapa teori ditawarkan untuk asal-usul festival ini, tetapi yang paling populer menyangkut tokoh sejarah Qu Yuan (屈原) (c. 340 SM - 278 SM) yang merupakan sarjana patriotik dan menteri yang setia di negara Chu (楚国) selama periode Negara Berperang.

Duan 端 adalah singkatan dari Kai Duan「開端」 yang bermakna awal Chu「初, orang zaman dulu menyebut tanggal 1 sebagai Chu Yi 「初一」, maka tanggal 5 sebagai sinonimnya : Duan Wu 「端五. Orang kuno juga biasa menyebut 5 / Wu sebagai siang hari Wu Ri「午日 maka dari itu bulan 5 tanggal 5 juga dinamakan Duan Wu.

Sumber: http://m.erabaru.net/2016/06/08/tradisi-makan-bakcang-di-hari-peh-cun/ & http://lingsangsenja.blogspot.com/2012/06/asal-usul-tradisi-bacang-hari-peh-cun.html

Your Reactions:

Bila berkenan, Anda juga bisa membantu pengembangan blog ini dengan Paypal atau bisa juga Memberi Donasi

Karena tidak semua pertanyaan bisa saya jawab. Untuk itu mari bergabung dengan Forum Diskusi dari situs Buddha.id agar kita semua dapat bertukar pikiran serta berbagi pengetahuan kepada teman-teman lainnya Gabung Forum. Salam Metta _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.