Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda

Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda
Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda

Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda

Sponsor Ads
Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda

Sudah lama sekali Admin tidak menulis artikel tentang kisah buddhis, terkhir kali yaitu tentang Cara Menolong Orang Tua Yang Telah Meninggal dan pada kesempatan yang baik ini kita akan melihat sebuar artikel yang sangat bagus dan sayang sekali jika teman-teman semua tidak membacanya.

Kisah-Kisah Hukum Karma Dan Moral Ceritanya Oleh YM. Bhikkhu Sikkhānanda:

Anda pasti tidak asing dengan kata Karma atau Hukum Karma, bahkan bukan hanya dalam percakapan sehari-hari kata Karma ini digunakan, tetapi juga tidak jarang kata Karma ini ditemukan pada berita media masa baik itu media elektronik maupun cetak.

Tentu tidak asing bila kata Karma ini digunakan oleh umat Buddha dan Hindu; tetapi sekarang, kata Karma ini sering digunakan oleh umat agama yang lainnya juga. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah anda benar-benar memahami maksud dari kata Karma ini? Bila memang anda mengerti, maka penulis ucapkan sadhu untuk anda. Dalam Nibbedhika Sutta – AN 6.63, Sang Buddha mengatakan bahwa “cetanā (kehendak hati) adalah karma, karena melalui cetanā–lah seseorang melakukan perbuatan melalui pikiran, ucapan, dan jasmani.”

Apakah anda pernah merenung tentang hidup ini? Mengapa ada begitu banyak keanekaragaman dalam kehidupan ini? Ambil contoh saja keanekaragaman manusia, ada yang sehat – ada yang berpenyakitan, ada yang berumur panjang – ada yang berumur pendek, ada yang kaya – ada yang miskin, ada yang pintar – ada yang bodoh, ada yang cantik – ada yang jelek, dan yang lainnya. Ini baru sebagian kecil tentang perbedaan yang anda jumpai pada manusia, bila anda mencoba membuat daftar perbedaan pada semua makhluk, mungkin anda tidak akan pernah selesai membuat daftar tersebut.

Pernahkah terpikir oleh anda mengapa ada begitu banyak perbedaan, apakah semua ini ada yang mengaturnya? Apakah ada suatu makhluk maha kuasa yang mengatur ini semua? Bila anda penganut Ajaran Buddha dan mempercayai hal yang disebutkan terakhir, maka anda mempunyai pandangan salah. Sang Buddha dalam Culakammavibhanga Sutta – MN 135 mengatakan bahwa semua ini disebabkan oleh Karma (perbuatan1) anda sendiri.

Untuk membuat tulisan ini agar lebih dapat mewakili Ajaran Buddha tentang Hukum Karma, maka 5 kisah yang berkaitan dengan Hukum Karma yang ditampilkan di sini, diambil dari 3 era yang berbeda. Yang pertama, berasal dari era ketika Sang Buddha masih menjadi calon Buddha (Bodhisatta); yang kedua dan ketiga, berasal dari era Sang Buddha; dan yang keempat dan kelima berasal dari era setelah wafatnya Sang Buddha.

Dua kisah yang terakhir ini dapat juga dikatakan sebagai era saat ini, karena kisah ini terjadi di tahun 1900an. Renungkanlah baik-baik dan petik pelajaran berharga dari kelima kisah tersebut. Jadikanlah hal positif yang terkandung di dalamnya sebagai sesuatu yang dapat membantu anda untuk menjalani hidup ini dengan baik dan lurus.

Anda dapat melanjutkan membaca artikel ini langsung pada sumbernya disini (Click Here).

Your Reactions:

Bila berkenan, Anda juga bisa membantu pengembangan blog ini dengan Paypal atau bisa juga Click Here

Info Buddhis : Segera dibuka cetak buku paritta jilid 8, hanya dua minggu dibulan Mei agar sebelum WAISAK cetakan bisa selesai. Salam Metta _/|\_ premium

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.