Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta

Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta
Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta

Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta

Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta

Buddha.id - Namo Buddhaya, belum lama ini saya pernah menulis tentang Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa di Sukabumi dan Indahnya Melihat Sunset di Vihara Buddha Jayanti Sorong silahkan baca kembali, dan kali ini kita akan coba melihat sebuah Klenteng di Yogyakarta.

Klenteng Poncowinatan atau nama aslinya Zen Ling Gong terletak di Jalan Poncowinatan 16 depan Pasar Kranggan Yogyakarta. Masyarakat setempat biasa menyebut Klenteng ini "Poncowinatan" karena letaknya di jalan Poncowinatan padahal nama sebenarnya adalah Zen Ling Gong.

Klenteng Poncowinatan yang dikelola Yayasan Bhakti Loka ini memiliki keistimewaan yang mungkin tidak dimiliki Klenteng-klenteng lainnya. Klenteng Poncowinatan ini merupakan salah satu benda atau Bangunan Cagar Budaya (BCB) yang dimiliki Kota Yogyakarta yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.07/PW.007/MKP/2010, yang ditanda tangani Menteri Kebudayaan dan Pariwsata Jero Wacik. Klenteng Poncowinatan ini adalah tinggalan sejarah dan purbakala yang harus tetap dilindungi dan dilestarikan termasuk lingkungan sekitarnya.

Setiap Imlek tiba, Klenteng Poncowinatan ini juga dalam tradisinya menggelar tumpengan merah putih yang didoakan bersama-sama. Tumpengan merah putih ini digelar untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia dan kemakmuran umat di seluruh dunia.

Yang unik adalah perayaan Imlek yang selama ini selalu identik dengan ragam tradisi dari tanah leluhur etnis Tionghoa di China atau Tiongkok, tidak terjadi di Klenteng Poncowinatan ini. Suasana berbeda di setiap perayaan Imlek di kelenteng Poncowinatan ini adalah hadirnya nuansa adat Jawa.

Perayaan dan kegiatan mempersembahkan rasa syukur menyambut tahun baru berhias juga dengan hadirnya tumpeng. Aroma akulturasi tradisi Imlek dengan nuansa Jawa juga sangat terasa ketika ratusan warga duduk di meja panjang untuk makan bersama usai memanjatkan doa.

Memasuki kawasan Klenteng Poncowinatan ini, Anda pasti akan menemukan ornamen-ornamen khas Cina, selain tersedia tempat untuk berdoa, di Klenteng ini juga terdapat beberapa kursi dan bantal duduk yang bisa digunakan untuk berdoa di lantai.

Area parkir yang luas pun ada di Klenteng ini yang setiap harinya dijadikan sebagai lahan parkir untuk masyarakat yang berkepentingan belanja di Pasar Kranggan yang berada di depan Klenteng ini.

Demikianlah sedikit ulasan tentang Klenteng Poncowinatan di Yogyakarta, jika ada salah-salah penjelasan mohon koreksinya, nah buat kawan-kawan seDhamma bila ada kesempatan boleh mampir ketempat ini. Salam Metta.!!

Your Reactions:

Bila berkenan, Anda juga bisa membantu pengembangan blog ini dengan Paypal atau bisa juga Memberi Donasi

Karena tidak semua pertanyaan bisa saya jawab. Untuk itu mari bergabung dengan Forum Diskusi dari situs Buddha.id agar kita semua dapat bertukar pikiran serta berbagi pengetahuan kepada teman-teman lainnya Gabung Forum. Salam Metta _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.