Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?

Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?
Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?

Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?

Donasi
Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?

Buddha.id - Namo Buddhaya, terakhir kali kita telah melihat tanya jawab dengan topik Bagaimana Caranya Membersihkan Pikiran Kita Dari Kemarahan?, buat teman-teman yang belum melihatnya silahkan baca terlebih dahulu.

Pada kesempatan yang baik ini kita akan melihat jawaban Bhante Uttamo topik Apakah Karma Buruk Yang Dilakukan Oleh Pikiran Juga Termasuk Pelanggaran Sila?. Informasi ini sebenarnya sudah dishare oleh Dhamma Kehidupan (Facebook), namun saya coba bagikan kembali disini tentunya dengan harapan semoga dapat membawa manfaat bagi yang membacanya.

Tanya:

Apakah karma buruk yang dilakukan oleh pikiran juga termasuk pelanggaran sila? Misalnya kecurigaan , berpikir menyakiti orang lain, atau pikiran yang kotor dll . Bagaimanakah cara untuk mengatasi atau menghilangkannya Bhante? Terimakasih sebelumnya .

Jawab: 

Dalam Dhamma dikenal adanya tiga saluran pembuat karma yaitu dengan badan, ucapan, dan pikiran. Oleh karena itu, segala sesuatu yang dipikirkan sudah termasuk melakukan karma. Kalau memikirkan hal yang baik, misalnya ia akan menolong orang, maka ia sudah menanam karma baik lewat pikirannya.

Sedangkan, kalau ia berpikir yang buruk, misalnya ia ingin memukul musuhnya, maka ia sudah melakukan karma buruk melalui pikirannya. Semua karma yang dilakukannya, baik dengan badan, ucapan maupun pikiran pasti akan mendapatkan buah karmanya. Pelaku kebajikan akan mendapatkan kebahagiaan,sedangkan pelaku kejahatan pasti akan mendapatkan penderitaan.

Hanya saja, bentuk dan jenis buah karma yang akan diterima oleh seseorang tidaklah mudah untuk dibahas dan ditentukan. Seseorang yang berpikir negatif kepada orang lain, buah karmanya tidak harus membuatnya sering dipikir negatif pula oleh orang lain.

Belum tentu seperti itu. Buah karma yang diterima seseorang lebih cenderung bersifat kumpulan dari berbagai perilakunya, bukan berbuah satu demi satu perbuatan. Untuk mengatasi timbulnya pikiran yang buruk, orang hendaknya tekun melakukan latihan kesadaran dalam konsentrasi yang sering disebut dengan latihan meditasi.

Latihlah konsentrasi secara rutin dengan merasakan masuk keluarnya pernafasan yang melewati hidung selama paling sedikit 15 menit setiap pagi dan sore. Pusatkan seluruh pikiran pada pengamatan proses masuk dan keluarnya pernafasan tersebut. Apabila pikiran memikirkan hal yang lain, maka hendaknya hal itu segera disadari dan dikembalikan kepada perhatian proses pernafasan tersebut. Lakukan hal ini terus menerus.

Lama kelamaan, waktu yang dipergunakan untuk mengamati proses pernafasan akan lebih lama dibandingkan dengan pikiran memikirkan hal yang lain itu. Kalau sudah demikian, konsentrasi pada nafas ini bisa dikembangkan menjadi konsentrasi terhadap segala sesuatu yang sedang dikerjakan oleh badan, maupun ucapan yang peningkatan latihan ini akan dibantu dengan pelaksanaan Pancasila Buddhis.

Bahkan, lama kelamaan, orang akan bisa memperhatikan timbul dan tenggelamnya berbagai bentuk pikirannya sendiri. Pada saat seperti itulah, maka orang akan bisa menghindarkan pikiran buruk yang muncul dan bisa mengembangkan pikiran baik agar selalu muncul. Sebelum orang mencapai tahap ini, adalah hal yang normal kalau dalam dirinya bisa muncul pikiran buruk, yang memang bukan termasuk pelanggaran salah satu dari kelima sila.

Namun, yang penting, orang hendaknya bisa selalu mengendalikan dirinya agar pikiran buruk itu tidak perlu dikatakan, apalagi dilakukan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.
Salam metta,
B. Uttamo

Catatan: Untuk melihat berbagai kumpulan tanya jawab kalian dapat langsung mendownload Aplikasinya lewat Google Play disini Daily Dhamma Aplikasi Tanya Jawab.

Your Reactions:

Info Buddhis : Cetakan Sutra Sebab Akibat Jilid 3 Resmi Kami Tutup Per 04/12/2017. Setelah Sutra Selesai Cetak Akan Kami Update Kembali Disini Atau di Fanspage Situs. Salam Metta _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.