Tiga Istana Pangeran Siddharta

Tiga Istana Pangeran Siddharta
Tiga Istana Pangeran Siddharta

Tiga Istana Pangeran Siddharta

Donasi
Tiga Istana Pangeran Siddharta

Buddha.id -  Pangeran Siddharta tumbuh dalam kemewahan. Ketika menginjak usia enam belas tahun, Raja Suddhodana berpikir, “Sekarang waktunya untuk membangun istana untuk putraku.” Kemudian ia memerintahkan para arsitek, tukang kayu, tukang batu, pemahat, dan pelukis yang ahli dipanggil ke istana untuk diberi instruksi.

Ia kemudian memberikan perintah untuk membangun tiga istana yang diberi nama Istana Emas Ramma, Istana Emas Suramma, dan Istana Emas Subha, yang dirancang khusus sesuai kondisi tiga musim.

Istana Ramma: Istana Musim Dingin.

Istana Ramma memiliki menara sembilan tingkat, Struktur dan bentuk ruangan-ruangannya dibuat tetap rendah untuk menjaga agar tetap hangat. Perencanaan yang sangat saksama dilakukan dalam merancang jendela dengan penyangga berbentuk singa.

Rancangan ventilasi dibuat untuk mencegah benda-benda dingin dari luar seperti salju, angin, dan kabut masuk. Para pelukis juga melukis gambar-gambar api yang berkobar-kobar di dinding dan atap istana mewah tersebut. Lukisan itu memberikan kesan hangat ketika melihatnya. Hiasan bunga-bunga, mutiara, dan wangi-wangian digantung di tempat-tempat tertentu. Langit-langitnya juga dilapisi kanopi kain tenun dari wol dan sutra murni yang sangat halus dan lembut sehingga memberikan kehangatan.

Hiasan bintang-bintang emas, perak, dan batu delima juga memberikan warna yang menyala cerah di atap istana. Pakaian dari beludru dan wol yang cocok untuk musim dingin juga tersedia, siap untuk dipakai. Di musim dingin, bahan makanan yang memiliki rasa lezat yang pedas dan panas juga telah tersedia dan siap untuk disantap. Untuk menjaga kehangatan kamar, jendela-jendela dibuka pada siang hari dan ditutup pada malam hari.

Istana Suramma: Istana Musim Panas

Ada lima tingkat dalam menara istana Suramma. Struktur dan bentuk ruangannya dirancang agar dapat memberikan ventilasi. Bangunan ini memiliki langit-langit yang tinggi, jendela yang lebar untuk mendapatkan angin dan kesejukan dari luar. Pintu dan jendela utama dibuat tidak terlalu rapat. Beberapa pintu terdapat lubang-lubang kecil.

Jendela yang lain dilengkapi dengan jaring-jaring yang terbuat dari besi, emas, dan perak. Dinding dan atapnya dihiasi dengan lukisan-lukisan bunga teratai biru, merah, dan putih. Semua itu untuk memberikan kesan sejuk bagi mereka yang melihatnya. Pot-pot tanaman yang penuh berisi air dan bunga-bunga teratai biru, merah, putih, dan teratai seribu bunga ditempatkan di dekat jendela.

Istana Subha: Istana Musim Hujan

Ada tujuh tingkat dalam menara dari istana Subha. Struktur dan bentuk ruangannya dirancang berukuran sedang agar dapat memberikan suasana hangat dan sejuk. Pintu dan jendela utamanya disesuaikan untuk musim dingin dan musim panas. Beberapa jendela terbuat dari papan yang bersambung rapat dan beberapa jendela dibuat berlubang-lubang. Terdapat lukisan-lukisan api yang berkobar-kobar, lukisan kolam dan danau.

Pakaian dan karpet yang sesuai untuk cuaca panas dan dingin mirip dengan dua istana lainnya, siap untuk digunakan. Beberapa pintu dan jendelanya dibiarkan terbuka pada siang hari dan ditutup pada malam hari.

Source: http://pendidikan60detik.blogspot.co.id/2015/08/kisah-pangeran-siddharta.html

Your Reactions:

Info Buddhis : Cetakan Sutra Sebab Akibat Jilid 3 Resmi Kami Tutup Per 04/12/2017. Setelah Sutra Selesai Cetak Akan Kami Update Kembali Disini Atau di Fanspage Situs. Salam Metta _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.