Mukjizat Dalam Agama Buddha

Mukjizat Dalam Agama Buddha
Mukjizat Dalam Agama Buddha

Mukjizat Dalam Agama Buddha

Donasi
Mukjizat Dalam Agama Buddha

(Catatan pada Dhammatalk oleh Bhikkhu Uggaseno dan dipandu Moderator Seno Halim, di Cetiya Theravada Dhamma Viriya, Kota Harapan Indah, Bekasi pada hari Senin tanggal 9 Januari 2017)

Buddha.id - Namo Buddhaya, Meski di mulai malam hari pukul 20.00 tetapi tidak menyurutkan semangat umat yang hadir begitu antusias untuk mendengarkan paparan Bhante Uggasseno dalam tema MUKJIZAT dalam agama Buddha. Memang suatu hal yg menarik tema ini diangkat sehingga banyak sekali menimbulkan penasaran dan pertanyaan dalam diskusi malam itu.

LATAR BELAKANG
1. Kebingungan hidup (ketergantungan terhadap konsep Ketuhanan secara umum)
2. Konsep kesetaraan keagamaan tentang mukjizat:
a. Rahmat, hidayah (Muslim)
b. Mukjizat, juru selamat, pengakuan dosa (Kristiani)
c. Kamma dan meditasi (Abhinana) dlm agama Buddha

Pengertian Mukjizat dm Kamus Bahasa Indonesia adalah kejadian atau peristiwa ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia.

Terdapat contoh nyata pada kehidupan sekarang maupun di kehidupan Buddha. Mukjizat adalah kamma. Mukjizat dalam pemahaman Buddhis perlu dikondisikan dengan cara berbuat kebaikan yg terus menerus. Hal ini membuat umat Buddha berpikir rasional.

Dalam riwayat hidup Buddha Gautama, kejadian yang dikatakan mukjizat adalah hal yg sudah biasa, dimana mukjizat ini tidak pernah digembar gemborkan sebagai daya tarik umatnya.

Sebagai Contoh misalnya:
~ saat pangeran Siddharta lahirpun sudah menunjukkan mukjizat yg luar biasa; dapat melangkah , dapat berbicara dan setiap langkahnya tumbuh bunga teratai, bahkan lahirnyapun tanpa noda
~ kisah Angulimala
~ peristiwa Magha puja (caturanga sanipatta)
~ saat pertapa Gautama sebelum menjadi Buddha; melemparkan Patta ( bowl) yg melawan arus di sungai Neranjara
~ melemparkan pedang ke atas setelah memotong rambutnya setelah meninggalkan istana
untuk menjadi pertapa. Pedang tersebut tidak jatuh akan tetapi disambut oleh Dewa Sakka dan membawanya ke surga tavatimsa untuk dipuja di Culamani.
Dalam diskusi ini juga ada beberapa umat yg sharing atau kesaksian yang merupakan hasil dari melakukan meditasi, membacakan paritta dsb. Hal-hal inilah yang jarang sekali kita tampilkan sebagai umat Buddha untuk menarik umat.

Dalam diskusi ini maka dapat disimpulkan :

1. Mukjizat dalam agama Buddha adalah suatu kekuatan kebajikan yg telah berbuah atas kusala vipaka kamma

2. Mukjizat tidak dapat menghentikan kematian

3. Mukjizat tidak dapat menghentikan roda samasara

4. Mukjizat tidak dapat menjamin kesucian

5. Praktik Dhammalah yang akan dapat menumbuhkan keyakinan dan memperteguh semangat untuk melenyapkan dukkha

Pada prinsipnya,.dalam Buddhism adalah "Ehipassiko" dalam meyakini suatu ajaran agama, bukan hanya sekadar iman.
Dalam Buddhism tidak menutup kemungkinan umatnya akan memperoleh "Mukjizat" dgn melaksanakan kebajikan-kebajikan yang ditimbun sesuai vipaka kusala kamma yg dilakukan dlm kehidupannya..

Karena dalam agama Buddha mengenal Iddhi, Abhinna, atau nana. Meskipun itu bukan tujuan utama umat Buddha dan dapat diperoleh dari melakukan meditasi. Hal tsb akan muncul, diperolehnya dgn sendirinya tanpa diminta...

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta, Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia. Sadhu..Sadhu..Sadhu

Apabila pembaca merasa catatan di atas adalah bermanfaat dan ingin berbagi Dhamma, maka mohon dapat share dengan pembaca lainnya


Sumber : FB PC Magabudhi Jakut

Your Reactions:

Info Buddhis : Cetakan Sutra Sebab Akibat Jilid 3 Telah Dibuka. Semoga Percetakan TERAKHIR Pada Tahun 2017 Ini Berjalan Dengan. Jika Ada Kesalahan Dalam Penulisan Nama Penyumbang Segera Beritahu Admin Sebelum Buku Tercetak. _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.