Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa

Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa
Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa

Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa

Donasi
Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa

Buddha.id - Namo buddhaya, sudah lama sekali saya tidak menulis artikel tentang Tradisi-tradisi seperti ini, terakhir kalau tidak salah yaitu Kenapa Harus Bernamaskara Kepada Orang Tua di Hari Imlek ? silahkan baca kembali.

Tentunya teman-teman pernah melihat tradisi seperti ini atau mungkin baru rencana mau menikah? jika demikian semoga informasi ini membawa manfaat bagi yang membaca nya.

Berbicara tentang kebudayaan unik pernikahan, budaya pernikahan ala etnis Tionghoa cukup menarik untuk kita ketahui. Mungkin sebagian orang belum tahu bagaimana uniknya kebudayaan menikah ala etnis Tionghoa, karena kita biasanya hanya melihat kebudayaan saat imlek saja. Jadi untuk anda yang penasaran dengan kebudayaan unik pernikahan ala etnis Tionghoa, berikut ini informasinya.

Mengenal Kebudayaan Unik Menikah Ala Etnis Tionghoa

SANGJIT merupakan proses seserahan atau proses kelanjutan lamaran tradisi unik pernikahan Tionghoa dimana mempelai pria menyerahkan mas kawin kepada mempelai wanita. Uniknya, semua mas kawin harus dibungkus dengan kain berwarna merah. Tentunya kain warna merah memiliki makna tertentu, yaitu bermakna kebahagiaan.

Mas kawin yang tidak boleh terlewatkan adalah koin emas, telur, jamur, makanan khas Tionghoa dan juga buah-buahan. Setiap jenis mas kawin pun memiliki makna masing-masing. Misalnya saja buah jeruk, melambangkan harapan bahwa pernikahan yang dijalani akan berlangsung dengan manis.

TRADISI PEMASANGAN SEPRAI

Tradisi Pemasangan Seprai

Tradisi unik lainnya yaitu memasangkan seprai beberapa hari sebelum pernikahan digelar. Biasanya, keluarga mempelai wanita akan mengirimkan perwakilannya untuk memasangkan seprai di kamar calon pengantin. Pemasang seprai pun harus memliki latar belakang yang mapan, misalnya seseorang yang sudah menikah. Setelah seprai dipasangkan, ada juga tradisi yang mengharuskan seorang anak kecil untuk melompat-lompat di atas seprai tersebut. Hal ini dimaksudkan agar pasangan pengantin segera memiliki momongan.

TRADISI KIRIM KOPER

Tradisi Kirim Koper

Tradisi kirim koper merupakan tradisi unik dalam pernikahan etnis Tionghoa. Pihak keluarga pengantin wanita akan mengirimkan koper ke pihak pengantin laki-laki. Dalam koper tersebut sudah dihiasai oleh uang, dengan syarat uangnya beragam dari pecahan terbesar hingga terkecil, juga jumlahnya harus genap. Biasanya uang-uang tersebut sudah disusun rapi berbentuk kipas, atau bisa diterbarkan begitu saja. Hal ini dimaksudkan agar pengantin wanita diterima dan dihargai oleh pihak pengantin laki-laki. Selain itu, di dalam koper itu pun akan ditebarkan angco dan biji teratai, yang artinya sebuah pengharapan agar pengantin cepat memiliki momongan.

UPACARA TE PAI

Upacara Te Pai

Upacara Te Pai merupakan tradisi unik pernikahan Tionghoa dimana pengantin memberikan sajian teh untuk calon keluarga mereka. Tradisi ini lebih menekankan pada sopan santun yang harus dijunjung tinggi oleh pengantin terhadap orang yang lebih tua di atas mereka. Namun meskipun begitu, tradisi ini pun akan memberikan pengalaman penting untuk pengantin. Saat calon keluarga menerima teh, penganitn akan disantuni oleh pihak keluarga. Hal itu merupakan pengalaman berharga dan bisa membuat pengantin begitu terkesan.

TRADISI MEMAKAN MISOA dan RONDE

Tradisi Memakan Misoa dan Ronde

Tradisi ini dilakukan dengan harapan akan mendatangkan kebaikan bagi calon pengantin. Tradisi memakan misoa dimaksudkan agar pernikahan dilimpahi oleh kebahagiaan yang tidak pernah putus. Sedangkan tradisi memakan ronde melambangkan sebuah doa agar pengantin selalu diberikan kesejahteraan dalam kehidupan pernikahan mereka.

Nah, itulah tradisi unik pernikahan ala etnis Tionghoa. Tentunya semua tradisi memiliki doa atau harapan yang baik untuk kehidupan pernikahan pengantin. Selain keunikan di atas, sebenarnya masih banyak tradisi unik pernikahan ala etnis Tionghoa, namun semua tradisi selalu memiliki makna yang hampir sama, yaitu memberikan doa pada pengantin agar kehidupan pernikahannya berlangsung abadi, sejahtera dan bahagia.

Source : http://mindaddict.com

Your Reactions:

Info Buddhis : Cetakan Sutra Sebab Akibat Jilid 3 Telah Dibuka. Semoga Percetakan TERAKHIR Pada Tahun 2017 Ini Berjalan Dengan. Jika Ada Kesalahan Dalam Penulisan Nama Penyumbang Segera Beritahu Admin Sebelum Buku Tercetak. _/|\_

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silahkan kontak pada menu di atas.