1 Agustus 2016

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Buddha.id - Namo Buddhaya, tentunya kawan-kawan seDhamma sudah mendengar berita kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Sabtu (30/7/2016) dini hari berujung pada dibakarnya 2 vihara, 8 klenteng dan 1 yayasan sosial oleh massa.

Penyebab kerusuhan di Tanjung Balai tersebut hanya karena adanya seorang warga wanita meminta mengecilkan volume pengeras suara masjid di depan rumahnya. Massa menjadi terprovokasi terlebih-lebih oleh isu yang tidak benar yang diembuskan orang tidak bertanggung jawab di media sosial yang menuduh adanya pelarangan salat dan pelarangan menggunakan pengeras suara oleh wanita tersebut.

Akibatnya Massa yang terpovokasi membakar 2 vihara, 8 klenteng dan 1 yayasan sosial. Dari berbagai sumber yang saya baca berikut ini daftar vihara, klenteng dan panti sosial yang menjadi korban kerusuhan di Tanjung Balai :
1. Vihara Tri Ratna di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
2. Vihara Avalokitesvara di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
3. Kelenteng Dewi Samudra di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
4. Kelenteng Ong Ya Kong di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
5. Kelenteng Tua Pek Kong di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
6. Kelenteng Tiau Hau Biao di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
7. Kelenteng Depan Kantor Pengadaian di Jalan Sudirman, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
8. Kelenteng di Jalan MT Haryono, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
9. Kelenteng Huat Cu Keng di Jalan Juanda, Kelurahan TB Kota I, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
10. Kelenteng di Jalan Juanda, Kelurahan TB Kota I, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.
11. Yayasan Sosial di Jalan Masjid, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan.

Kejadian ini sungguh sangat disayangkan dan kita harapkan tidak terulang lagi dimasa depan. Dan semoga juga klenteng, vihara dan panti sosial yang telah rusak bisa segera diperbaiki dengan kita bersama-sama saling membantu. (Memberi Dana), pada nantinya.

Berikut ini adalah sebagian gambar-gambar vihara, klenteng dan yayasan yang rusak akibat kerusuhan Sabtu 29/07/2016 di Tanjung Balai.

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi

Rusuh di Tanjung Balai, Semoga Tidak Terulang Lagi
Walaupun seseorang dapat menaklukkan ribuan musuh dalam ribuan kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri.

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate