26 November 2016

Mengenal 3 Akar Kejahatan: Lobha, Dosa Dan Moha

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Mengenal 3 Akar Kejahatan: Lobha, Dosa Dan Moha

Buddha.id - Namo buddhaya, Dalam agama Buddha kita mengenal 3 akar kejahatan yaitu Lobha, Dosa, dan Moha. Namun dalam kehidupan sehari-hari kita lebih sering terdengar dengan istilah DOSA yang diartikan suatu kejahatan.

Baca Juga : Memahami 10 Karma Baik Dan 10 Karma Buruk

3 akar kejahatan ini Lobha, Dosa dan Moha selalu membelenggu setiap manusia yang pikirannya selalu tidak tenang sehingga orang tersebut akan melakukan suatu perbuatan (keinginan) yang tidak baik. Agar lebih jelas berikut ini penjelasan dari 3 Akar Kejahatan: Lobha, Dosa Dan Moha sbb :

  • Lobha: artinya adalah kemelekatan, berarti orang yang memiliki kemelekatan terlalu tinggi terhadap sesuatu. Kemelekatan di sini tidak hanya berarti harta benda, tetapi bisa juga kekuasaan, seseorang, dan lain sebagainya.
  • Dosa: dalam agama Buddha, Dosa artinya adalah kebencian. Memang kebencian menjadi penyebab paling besar dalam suatu kejahatan, namun tidak berarti semua kejahatan disebabkan oleh kebencian.
  • Moha: artinya adalah kebodohan batin. Maksudnya adalah orang yang tidak bisa membedakan mana yang buruk dan mana yang baik. Bisa juga berarti pandangan salah yang berarti seseorang yang menganggap hal yang buruk sebagai sesuatu hal yang baik atau bahkan dianggap kebenaran.
Bagaimana ketiga hal di atas bisa menjadi akar dari kejahatan yang ada di dunia ini? Mari kita lihat contohnya masing-masing:

  • Lobha: misalnya ada seorang pejabat yang sangat terikat dengan kekuasaan. Karena itu pejabat ini kemudian menghalalkan segala cara untuk dapat mempertahankan kekuasaan atau bahkan untuk mendapatkan kekuasaan. Kemelekatan terhadap kekuasaan membuatnya melakukan kejahatan demi kekuasaan tersebut.
  • Dosa: misalnya adalah seseorang yang memiliki dendam terhadap kelompok tertentu kemudian berusaha untuk menghabisi kelompok itu. Kebenciannya terhadap kelompok tersebut membuatnya melakukan kejahatan. Mungkin ini termasuk contoh yang paling jelas.
  • Moha: misalnya adalah seorang anak yang terbiasa hidup di keluarga yang suka mencuri, sehingga ketika besar dia menganggap bahwa mencuri itu bukanlah perbuatan yang salah. Karena ketidak tahuan membuatnya melakukan kejahatan. Dulu saya sempat berpikir apakah mungkin ada orang seperti ini, bahkan saya berpikir mustahil ada orang tidak bisa membedakan baik dan buruk. Bahkan banyak orang yang menganggap sesuatu yang buruk sebagai hal yang baik dan menganggapnya sebagai kebenaran.

Demikianlah artikel tentang Mengenal 3 Akar Kejahatan: Lobha, Dosa Dan Moha, semoga bermanfaat dan membawa kebaikan bagi kita semua. Anumodana.!!!
Referensi : http://agamabuddha.com/

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate