14 Maret 2016

Sutra Dewa Kwan Shen Ti Cin (Kitab Suci Dewa Kwan Kong)

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Sutra Dewa Kwan Shen Ti Cin (Kitab Suci Dewa Kwan Kong)

Buddha.id - Kwan Kong Bersabda : Manusia di dunia, wajib sepenuhnya menghargai KESETIAAN, BAKTI, dan KEADILAN. Jika manusia dapat menghargai KESETIAAN, BAKTI, dan KEADILAN maka dia tidak akan malu menjadi seorang manusia, dapat berdiri tegak di antara Langit dan Bumi.

Jika tidak menghargai KESETIAAN, BAKTI, dan KEADILAN, biar hidup di dunia, hatinya telah mati. Bisa di katakan hidup semu. Semua umat manusia, hatinya adalah spirit, spirit adalah hatinya. Hati yang tidak berbuat salah, spiritnya pun tidak salah. Kalau hatinya berbohong, spiritnya pun berbohong. Oleh karena itu orang bijaksana menyadari 3 Ketakutan dan 4 Pengetahuan.

Dengan kehati-hatian sebagai modal, janganlah mengatakan bahwa di Ruang Gelap dapat membohongi alam. Setiap tindak tanduk kita, alam mengetahui dengan jelas, alam ibarat memiliki sepuluh mata dan sepuluh tangan. Kebenaran pasti ditegakkan, apalagi Karma sangat jelas dan tidak akan terloloskan serambut pun semua perbuatan kita.

CABUL sebagai kejahatan yang utama, BERBAKTI sebagai amal yang utama.

Walaupun mendapatkan keuntungan, tetapi jika harus Melanggar Kebenaran dan hati merasa bersalah, janganlah dilakukan. Walaupun tidak mendapatkan keuntungan, tetapi jika tidak Melanggar Kebenaran dan hati tidak merasa bersalah, tetap lakukan...!!!

Bila melanggar ajaranku (Kwan Kong), silakan rasakan tajamnya golokku.

• Menghormati Langit dan Bumi,
• Menghormati para Buddha dan Dewa,
• Menghormati para leluhur,
• Berbakti kepada Orang Tua kita,
• Patuh kepada hukum negara,
• Menghormati para guru kita,
• Mencintai temen dan saudara kita,
• Baik terhadap tetangga dan bangsa kita,
• Setia kepada suami / istri,
• Mendidik anak cucu kita,
• Menolong yang susah & perlu bantuan,
• Membantu yatim piatu, kaum miskin & yang sengsara,
• Membangun dan memperbaiki vihara / kelenteng,
• Mencetak kitab suci,
• Menyumbang obat-obatan,
• Pantang membunuh,
• Membebaskan mahkluk hidup,
• Membangun jembatan dan memperbaiki jalanan,
• Mengasihi janda dan mengangkat dari kesulitan hidup,
• Menghargai pangan dan rezeki,
• Membantu menyelesaikan kesulitan dan kebinggungan,
• Tidak keberatan rugi harta demi kebaikan,
• Menasehati orang atau mengajari orang,
• Menyelesaikan kesalahpahaman,
• Berdagang yang adil dan jujur,
• Dekati temen yang berakhlak,
• Menjauhi temen yang bejad,
• Hindari kejahatan dan kembangkan kebajikan,
• Manfaatkan benda untuk kesejahteraan umat manusia,
• Kembalikan hati dan pikiran kita dalam Dharma,
• Bertobat ke jalan yang benar.

Semua perbuatan baik di atas harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Sekalipun tidak ada orang yang melihat, tapi para Dewa mengetahuinya.

Jika melakukan semua perbuatan baik di atas, hasilnya adalah menambah rezeki & panjang umur, memberi karma baik kepada anak cucu, terbebas dari semua malapetaka & penyakit, bintang keberuntungan menyinari, perjalanan hidup kita akan lancar, dan memiliki tabungan amal pahala (Karma baik) yang tidak terhingga untuk digunakan di alam baka dan Kehidupan kita berikutnya.

Namun sebaliknya, jika kita :

• Tidak Berbakti kepada Orang tua,
• Bersikap tidak sopan dan tidak hormat kepada Orang tua,
• Menyimpan pikiran jahat,
• Tidak melakukan perbuatan baik,
• Selingkuh dengan istri orang lain atau dengan anak perempuan orang,
• Mengotori atau merusak anak perempuan orang,
• Memecah belah rumah tangga orang,
• Merusak nama baik orang,
• Iri hati dan dengki oleh keberhasilan orang lain,
• Menipu harta orang,
• Memfitnah orang hingga bertengkar,
• Merugikan orang untuk keuntungan pribadi,
• Memperkaya diri dengan tidak halal,
• Membenci langit dan menyalahkan bumi,
• Memaki hujan dan mengomeli angin,
• Menghina orang bijak dan orang suci,
• Merusak patung Buddha dan Dewa,
• Membunuh binatang,
• Meremehkan kertas dan buku,
• Menggunakan kekerasan menekan orang baik,
• Menggunakan kekayaan menekan orang miskin,
• Meninggalkan orang tua,
• Tidak akur dengan saudara,
• Tidak percaya ajaran kebenaran,
• Memperkosa atau dengan sengaja dan secara sadar Mengotori kehormatan seorang perempuan,
• Berzinah dan berbuat cabul / mesum,
• Mengadu domba,
• Tidak mengerti hemat,
• Meremehkan pangan,
• Tidak mengenal budi,
• Membohongi diri sendiri dan orang lain,
• Curang dalam dagang,
• Mendirikan aliran sesat,
• Membohongi / menipu orang bodoh,
• Melakukan penipuan,
• Mengumpulkan materi dengan berbuat cabul,
• Berpura-pura baik untuk melakukan penipuan,
• Berucap hal yang tidak benar,
• Suka menyumpah kata-kata kotor,
• Suka mencelakakan orang,
• Tidak patuh kepada ajaran Kebenaran,
• Berbuat hal yang tidak menyenangkan orang lain,
• Tidak percaya Karma,
• Mengajak orang lain berbuat jahat,
• Tidak pernah berbuat amal,
• Melakukan segala kejahatan,
• Membuat keterangan dan laporan palsu ke Pengadilan,
• Melakukan perampokan di air maupun dengan api.

Jika melakukan salah satu perbuatan buruk di atas, maka akan terkena wabah penyakit yang ganas, membuat hidup hancur, otak menjadi dungu, bunuh diri, rumah tangga berantakan, lelaki merampok, perempuan berbuat serong, kesepian, menimbulkan perasaan tidak bahagia berkepanjangan, dikucilkan, hidup kesulitan baik dalam kehidupan ini atau yang akan datang. Semua karma buruk ini cepat atau lambat akan menimpa diri si Pelaku Karma.

Para Dewa memeriksa dengan teliti, serambut pun tidak akan lolos. Perbuatan baik dan buruk berjalan di Dua jalur yang berbeda, Malapetaka dan Keberuntungan di bedakan sesuai perbuatan.

Perbuatan baik di balas dengan Keberuntungan. Perbuatan jahat di balas dengan Malapetaka. Saya (Kwan Kong) bersabda dengan benar, harap umat manusia mematuhinya.

Kata-kata yang saya (Kwan Kong) ucapkan walaupun terlihat sederhana, tetapi sangat bermanfaat bagi diri seluruh umat manusia.
Berani Meremehkan, Tidak percaya, dan Menghina kata-kata saya (Kwan Kong) akan mendapatkan hukuman.

Siapapun mereka yang dapat MEMBACA sabda ini Berulang-ulang dan MELAKSANAKANNYA, dapat menghilangkan Karma Buruk dan Mendatangkan Kebahagiaan yang tidak terhingga.

Mereka yang MEMBACA ini berulang-ulang, selalu MELAKSANAKANNYA, dan MENJALANKAN setulus hati, maka :

• Memohon anak mendapatkan anak,
• Memohon panjang umur akan mendapatkan panjang umur,
• Keberuntungan dan Kedudukan juga bisa di dapat,
• Bila ada Permohonan yang lain, pasti Dikabulkan,
• Terhindar dari Puluhan ribu malapetaka,
• Hawa positif akan mengelilingi tubuh kita,
Semua Keberuntungan seperti semua itu hanya bisa didapat oleh orang baik.

Saya (Kwan Kong) pribadi tidak ada pamrih, hanya ingin melindungi orang-orang baik. Wahai umat berbudi, lakukan anjuran dan nasehat saya (Kwan Kong). Jangan Malas dan jangan Goyah iman.

Terima kasih, Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati kita dan mereka semua yang selalu berbuat baik.

Kitab Suci Dewa Kwan Shen Ti Cin aslinya ditulis dalam bahasa Mandarin Kuno (Wen Yen Wen) dan di terjemahkan oleh Budiono Gondosiswanto.
Sumber : Kitab Suci Dewa Kwan Kong (Kwan Shen Ti Cin) dan Facebook Margareth Wei
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta _/|\_

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate