24 Februari 2016

Ovada Patimokkha dan Inti Ajaran Buddha

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Ovada Patimokkha dan Inti Ajaran Buddha

Buddha.id - Namo Buddhaya, Terima kasih kepada saudara Sutta Dhamma yang sudah melungkan sedikit waktunya untuk berbagi di situs ini. Jika teman-teman lainnya ingin berbagi tulisan pada situs ini bisa KLIK DISINI

Ovada patimokkha :

Tidak melakukan segala bentuk kejahatan
Senantiasa mengembangkan kebajikan
Dan membersihkan batin
Inilah ajaran para Buddha.

(Dhammapada 183)

Kesabaran adalah praktek bertapa yang paling tinggi.
"Nibbana adalah yang tertinggi",
begitulah sabda Para Buddha.
Dia yang masih menyakiti orang lain
sesungguhnya bukanlah seorang pertapa (samana).

(Dhammapada 184)

Tidak menghina, tidak menyakiti,
dapat mengendalikan diri sesuai dengan peraturan,
memiliki sikap madya dalam hal makan,
berdiam di tempat yang sunyi
serta giat mengembangkan batin nan luhur;
inilah Ajaran Para Buddha.

(Dhammapada 185)

Dalam suasana perayaan magha puja ini..
Sangat penting merenungkan inti ajaran Buddha yang di khotbahkan Sang. Buddha dalam Ovada Patimokkha di atas..

Kita dapat melihat penekanan yg dilakukan Buddha dalam semua inti ajaran Buddha yg di sampaikan dlm Ovada Patimokkha..

Penekanan yg paling di utamakan Buddha untuk dilaksanakan oleh semua makhluk adalah : "TIDAK BERBUAT JAHAT"

Penekanan tidak berbuat kejahatan dan menyakiti makhluk2 lain di letakkan paling atas dan disebutkan sampai beberapa kali dlm Ovada Patimokkha, seperti :

Sabba Päpassa akaranang
Janganlah berbuat kejahatan

Na hi pabbajjito pärupaghati
Beliau bukan pertapa yang menindas orang lain.

Samano hoti parang vihethayanto
Beliau bukan pula pertapa yang menyebabkan kesusahan orang lain.

Anupavädo anupaghato
Tidak menghina, tidak melukai

Itu artinya Buddha meminta semua makhluk utk pertama sekali adlh jgn berbuat jahat/kejam dg alasan apapun jg..terutama di saat apapun kejadian sulit yg menimpa kita..

Setelah mampu melakukan ini..barulah di minta juga utk melakukan kebajikan kpd semua makhluk dan terakhir adlh penyucian batin/pikiran..

Jadi jika masih banyak umat Buddha atau yg lain siapapun jg yang merasa sudah banyak melakukan kebajikan..
Sementara dia jg belum meninggalkan perbuatan jahat / perbuatan yg menyakiti makhluk2 lain..maka yang bersangkutan harus lebih menghayati makna Ovada Patimokkha ini..

bahwa tidak berbuat jahat atau menyerah dengan kejahatan adalah jauh lebih penting dan harus lebih di dahulukan daripada sekedar hanya berbuat kebajikan semata..(YA Ajahn Chah)

Artinya jika kita masih menjadi orang yang berbahaya lagi bagi makhluk-makhluk lain..apalagi seperti yang dilakukan para teroris agama..maka kita bukanlah umat Buddha sejati yang telah memahami makna inti ajaran Buddha..

Jadi "TIDAK BERBUAT JAHAT/KEJAM" itulah langkah paling awal dan paling penting yang harus dilakukan terlebih dahulu oleh semua orang yg ingin menempuh jalan kesucian dan kebenaran sejati..

Sabbe satta bhavantu sukhitatta..
Semoga semua makhluk berbahagia..
Pengirim : Sutta Dhamma

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate