5 November 2015

Cap Go Meh Waktu Yang Tepat Melihat Atraksi Tatung di Singkawang

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Cap Go Meh Waktu Yang Tetap Melihat Atraksi Tatung di Singkawang

Buddha.id - Yang menarik dari kota Singkawang bukan hanya terdapat banyak Klenteng serta Amoy-amoy nya yang cantik nan jelita. Di kota ini tentu perayaan Cap Go Meh yang selalu ditunggu-tunggu menjelang hari raya imlek.

Selama dua minggu, mulai Imlek sampai perayaan Cap Go Meh, kota Singkawang akan berubah menjadi Kota Tiongkok. Di kota ini, setiap rumah, toko, pasar, klenteng, dan jalan-jalan akan dihiasi lampion-lampion merah. Sangat meriah bukan.

Sehari menjelang perayaan Cap Go Meh, kota Singkawang, salah satu kota wisata di Kalimantan Barat, mulai banyak dikunjungi para wisatawan dari dalam dan luar kota bahkan sampai luar negeri. Semua hotel penuh. Jadi untuk Anda yang ingin ke kota ini, harus melakukan pemesanan jauh-jauh hari, salah satunya melalui Ticktab.com.
Baca Juga : Sejarah Serta Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Selama perayaan hari besar masyarakat Tionghoa di kota ini, tatung merupakan salah satu atraksi paling dinantikan. Penduduk etnis Tionghoa di Singkawang menyakini, untuk menangkal gangguan roh jahat, mereka wajib melakukan arak-arakan tatung. Dengan atraksi-atraksi para tatung, mereka berharap roh jahat tersebut takut dan tidak mengganggu penduduk.

Tradisi tatung di salah satu kota wisata di Kalimantan Barat ini dikisahkan sudah ada sejak 200 tahun yang lalu. Tradisi yang berasal dari Tiongkok selatan ini dibawa oleh etnis Tionghoa yang saat itu bekerja menjadi buruh tambang emas di kawasan Monterado, Kalimantan Barat.

Cap Go Meh Waktu Yang Tetap Melihat Atraksi Tatung di Singkawang

Kata tatung yang berasal dari bahasa Tiongkok memiliki arti orang yang dirasuki roh dewa atau roh leluhur. Mereka yakin, roh yang masuk dalam tubuh para Tatung adalah roh-roh baik dan mempunyai kehebatan.

Di Singkawang, jumlah tatung sudah mencapai ribuan dan di hari Cap Go Meh, mereka semua akan mengikuti arak-arak untuk membersihkan kota. Sebelum melakukan arak-arakan, setiap tatung wajib datang ke Klenteng Tengah Tri Dharma Bumi Raya untuk minta izin Dewa Bumi Raya. Hal ini dilakukan sehari sebelum Cap Go Meh.

Tepat di hari Cap Go Meh, mereka akan melakukan ritual pembersihan kota. Inilah atraksi yang paling menarik sekaligus mendebarkan bagi penonton. Mereka melakukan beragam atraksi berbahaya sambil menunjukkan kekuatan dan kekebalan tubuhnya. Seperti, menginjak pecahan kaca, duduk di atas ujung pedang, dan menusuk tubuhnya.

Saat ini, atraksi ini sudah masuk dalam kegiatan wisata di Singkawang. Jika kamu dan keluarga ingin menyaksikan atau merayakan perayaan Cap Go Meh di kota Singkawang, lakukan perencanaan yang baik dan persiapkan perjalanan wisata kamu dengan baik dan lengkap. So, happy holiday ya!

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate