31 Oktober 2015

Akibat Berzinah

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Buddha.id - Hallo sobat apa kabar ? semoga semua dalam keaadaan baik tentunya, sudah dua hari saya tidak membuat posting di blog ini rasanya kangen juga, hal itu disebabkan saya sedang ada pembuatan blog baru yaitu www.vr46fans.net. Nanti sobat bisa berkunjung kesana.

Topik kali ini sangat bagus sebagai renungan untuk menjalani kehidupan ini. AKIBAT BERZINAH, saya dapatkan dari Facebooknya Kesaksian Buddhis dan saya coba bagikan kembali disini tentunya dengan harapan bisa membawa kebaikan kedepannya.

Bicara tentang Berzinah, tentu kita harus ingat Pancasila Buddhis yaitu ajaran dasar moral agama Buddha, yang ditaati oleh pengikut Siddhartha Gautama. Dalam agama Buddha menaati pancasila dianggap merupakan sebuah Dhamma. 

Dan jika anda melakukan perbuatan Zinah berarti kamu telah melanggar sila ke 3 yang berbunyi sbb
Kāmesu micchācāra veramani sikkhapadam samādiyāmi yang artinya : Aku bertekad melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan asusila.
Kisah Akibat Berzinah :

DAHULU kala, di sebuah desa kecil,, hidup sepasang saudara kembar yang sangat mirip satu dengan lainnya. Kakaknya bernama Hanpian dan adiknya bernama Hance. Kemiripan kedua saudara ini membuat banyak kekeliruan dan kesalahpahaman bagi orang lain.

Mereka mulai bersekolah pada usia yang sama, menikah pada usia yang sama, bahkan memperoleh anak mereka yang pertama pun pada hari sama pula.

Pada suatu hari, mereka berangkat bersama-sama menuju ke kabupaten untuk mengikuti ujian sarjana muda yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Setiba di tempat tujuannya, mereka menginap di sebuah hotel yang cukup terkenal saat itu.

Hotel di mana mereka menginap mempunyai seorang putri yang sudah menjanda, janda yang masih muda dan cantik jelita. Dia terpukau melihat si pemuda Hanpian yang rupawan dan rajin menuntut ilmu. Timbullah niat dalam hati untuk memilikinya.


Berawal dari itu, si janda mulai mencari-cari kesempatan untuk mengadakan pendekatan dan menggoda Hanpian, tetapi Hanpian yang teguh tidak tergoyahkan dari segala godaan, bahkan pernah menegur si janda itu : "Maafkan saya nyonya, demi nama baik kita, terpaksa saya harus mengatakan kepada anda, bahwa sebagai manusia, hendaknya kita dapat menjaga norma antara pria dan wanita. Bila tidak berkepentingan, tolonglah jangan keluar masuk kamarku sekehendakmu. Mohon hal ini diperhatikan dengan baik

Teguran itu sama sekali tidak dihiraukan oleh si janda, malahan lebih sering ia berlalu-lalang di kamar Hanpian.

Melihat hal itu yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut begitu saja, Hanpian pun memperingatkan adiknya dengan tegas

"Berhati-hatilah pada seorang janda yang genit,jangan sampai tergoda dan melakukan perbuatan yang tercela, yang dapat menghancurkan nama baik keluarga kita !"

Beberapa hari berlalu, si janda datang lagi seperti biasanya. Kebetulan pada saat itu yang dijumpainya adalah Hance, bukan Hanpian. Karena tidak tahan godaan, atas nama kakaknya, Hance pun menjalin hubungan intim dengan janda tersebut, bahkan melakukan persetubuhan, sementara si janda masih belum tahu, bahwa yang digaulinya itu bukan Hanpian yang sesungguhnya.

Waktu berlalu dengan cepat, tibalah saat hasil ujian diumumkan. Ternyata Hanpian lulus dengan baik, sedangkan adiknya tidak lulus dalam ujian tersebut. Sekalipun demikian, Hance tidak juga sadar untuk mengurangi kesalahannya, ia tetap mempergunakan nama Hanpian untuk berhubungan dengan janda tersebut dengan segala janji-janji palsu, antaranya adalah

"Kini saya telah memperoleh sarjana muda, tahun depan saya akan mengikuti ujian sarjana lengkap di kota raja, bila lulus nanti, saya pasti datang melamar dan menikahimu."

Menjelang musim semi keesokan tahunnya, ternyata Hanpian lulus dalam ujian sarjana lengkap dan diangkat menjadi pejabat tinggi di desanya.mengetahui kabar gembira itu, setiap hari si janda menunggu-nunggu penuh pengharapan kedatangan kekasihnya. Namun hari lewat hari, bulanpun berganti tahun, yang dinanti-nanti tak juga kunjung tiba, hal ini membuat hatinya bertambah rindu dan kesal. 


Tak lama kemudian, si janda jatuh sakit dan meninggal dengan penuh dendam dan penasaran.Sesaat sebelum meninggal, janda tersebut mengirimkan sepucuk surat kepada Hanpian untuk menagih janjinya. Membaca Surat itu, Hanpian bingung dan tak habis rnengerti, dalam hatinya dia menduga; hal itu kemungkinan besar dilakukan oleh adiknya, Hance. 

Dengan surat yang dikirimkan oleh janda itu sebagai bukti, Hanpian, menanyakan kepada adiknya mengenai masalah itu dan Hance pun mengakui segala perbuatannya dan menerima hukuman dari kakaknya.

Tahun berikutnya anak Hance mendadak jatuh sakit dan meninggal dalam waktu yang singkat, disusul Hance sendiri yang matanya menjadi buta dan keadaan keluarganya hancur berantakan, bahkan menjelang ajalnya, Hance masih juga merasakan berbagai macam siksaan dan penderitaan yang merupakan akibat dari perbuatannya sendiri. Sebaliknya hanpian melewati hidupnya dengan penuh kebahagiaan, demikian juga keturunannya.

Karma adalah hukum sebab akibat, siapa yang berbuat akan menerima buah karma atau akibat dari perbuatannya sendiri. Sebelum melakukan sesuatu sebaiknya dipikirkan dahulu.

Akibat Berzinah

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate