26 September 2015

Sejarah Serta Asal Usul Perayaan Cap Go Meh

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Sejarah Serta Asal Usul Perayaan Cap Go Meh

Namo Buddhaya - Bicara Cap Go Meh tentunya sudah tidak asing bagi komunitas tionghoa di seluruh dunia yang melambangkan hari ke 15 dan hari terakhir dari masa perayaan tahun baru imlek. Istilah ini berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam). Ini berarti, masa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama lima belas hari.

Dulu sebenarnya perayaan seperti ini Cap Go Meh sempat tidak diperbolehkan. Tapi sejak pemerintahan Gus Dur pada tahun 1999, perayaan yang kental dengan komunitas tionghoa ini kembali digelar ke hadapan masyarakat umum.
Baca juga : Vihara Tri Dharma Bumi Raya di Singkawang
Di NKRI sendiri menjadikan kota SINGKAWANG di Kalimantan Barat sebagai pusat perayaan Cap Go Meh terbesar dan termegah, luar biasa sekali bukan ?

Maka dari itu tidak heran jika menjelang perayaan Cap Go Meh di Singkawang harga tiket pesawat sangat mahal, bisa dikatakan dua kali lipat dari harga normalnya. Perayaan ini awalnya dirayakan oleh Dinasti Xie Han (206 SM – 221 M), sebagai hari penghormatan kepada Dewa Thai-yi, dewa tertinggi di langit.
Baca juga : Megahnya Vihara Chi Kung di Singkawang
Upacara ini dirayakan secara rutin setiap tahunnya pada tanggal 15 bulan pertama menurut penanggalan bulan yang merupakan bulan pertama dalam setahun. Sebelum Dinasti Han berakhir, upacara ini dahulunya dilakukan secara tertutup, dan hanya untuk kalangan istana. Pun perayaan ini belum dikenal secara umum oleh masyarakat China.

Upacara ini harus dilakukan pada malam hari, maka harus disiapkan penerangan dengan lampu-lampu dari senja hari hingga keesokan harinya. Inilah yang kemudian menjadi lampion-lampion dan lampu-lampu berwarna-warni yang menjadi pelengkap utama dalam perayaan Cap Go Meh.
Baca juga : Vihara Surga Neraka di Singkawang
Saat Dinasti Tang memimpin China, perayaan ini mulai dirayakan oleh masyarakat umum secara luas. Festival ini merupakan kesempatan masyarakat untuk bersenang-senang. Saat malam tiba, masyarakat akan turun ke jalan dengan berbagai bentuk lampion yang telah diberi variasi.

Foto perayaan Cap Go Meh di Singkawang

Sejarah Serta Asal Usul Perayaan Cap Go Meh

Sejarah Serta Asal Usul Perayaan Cap Go Meh

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate