29 September 2015

Mengenal Hari Besar Dalam Agama Buddha

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Mengenal Hari Besar Dalam Agama Buddha

Buddha.id - Artikel yang satu ini tentu sudah tidak asing bagi kita yang beragama Buddha. Perayaan yang selalu dilakukan setiap tahun nya sudah menjadi keharusan sebagai umat Buddha dan tentunya untuk menghormati sang Buddha.

Oke..sebelum kita membahas Hari Besar Agama Buddha, ada baiknya kawan-kawan membaca terlebih dahulu tentang Sekilas Mengenai Siddhartha Gautama dan Dalam Nya Hukum Karma Bila di Resapi. Berikut ini hari besar Agama Buddha :

Hari Waisak 

Hari Waisak dirayakan dalam bulan Mei pada waktu bulan purnama sidhi. Hari waisak memperingati 3 (tiga) peristiwa penting yaitu : Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini di tahun 623 Sebelum Masehi. Petapa Siddharta mencapai penerangan sempurna dan menjadi Buddha di Buddha Gaya pada usia 35 tahun di tahun 588 Sebelum Masehi. Buddha Gautama mangkat di Kusinara pada usia 80 tahun di tahun 543 Sebelum Masehi.


Hari Asadha

Dilaksanakan dua bulan setelah hari Waisak, pelaksanaan dilakukan pada waktu bulan purnama sidhi di bulan Juli, hari Asadha merayakan khotbah pertama Sang Buddha pada lima orang pertapa (Kondanna, Bodhiya, Vappa, Mahanama dan Asaji). Khotbah pertama di kenal sebagai Dhammacakkapavatana Sutta (khotbah berputarnya roda Dhamma).

Hari Kathina

Dirayakan tiga bulan setelah hari Asadha, perayaan Kathina dapat dilaksanakan dalam waktu satu bulan. tidak hari tertentu. Perayaan Kathina dimaksudkan untuk memberikan keperluan hidup sehari-hari kepada Bhikkhu Sangha yang telah melaksanakan vassa selama tiga bulan di suatu tempat tertentu. Senioritas seorang Bhikkhu Sangha dilihat dari bayaknya vassa yang telah dilakukan.

Hari Magha Puja

Perayaan Magha Puja Dilaksanakan di bulan Magha (Pada Bulan Februari/Maret) pada waktu terang bulan. Perayaan ini memperingati peristiwa berkumpulnya empat faktor (caturrangga sannipata) pada hari tersebut :
1. Purnama sidhi di bulan Magha 
2. Berkumpulnya 1250 orang Bhikkhu Sangha di Rajagaha tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 
3. Semua Bhikkhu Sangha itu adalah Arahat dan memiliki enam kekuatan gaib (abhinna) 
4. Semua Bhikkhu tersebut di tahbiskan memakai ucapan "Ehi Bhikkhu"

Demikianlah informasi seputar Hari Raya Agama Buddha, semoga konten bermanfaat untuk kita semua salam metta ^_^

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate