25 September 2015

Karaniya Metta Sutta Beserta Artinya

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Karaniya Metta Sutta Beserta Artinya

Namo Buddhaya - Buddha.id, pasti kawan-kawaan pernah mendengar sutta yang satu ini, disini saya akan tulis beserta artinya. Jika ada salah mohon bantu koreksinya yah ?

Karanīyam attha-kusalena
Inilah yang harus dikerjakan oleh mereka yang tangkas dalam

yan tam santam padam abhisamecca,
kebaikan, Untuk mendapat ketenangan

Sakko ujū ca suhujū ca
Ia harus mampu, jujur dan sungguh jujur

suvaco c' assa mudu anatimānī,
Rendah hati, lemah lembut, tiada sombong

Santussako ca subharo ca
Merasa puas, mudah disokong / dilayani

appakicco ca sallahuka-vutti,
Tiada sibuk, sederhana hidupnya.

Santindriyo ca nipako ca
Tenang indranya, berhati-hati

appagabbho kulesu ananugiddho.
Tahu malu, tak melekat pada keluarga

Na ca khuddam samācare kiñci
Tidak  berbuat keasalahan, walaupun kecil

yena viññū pare upavadeyyum.
Yang dapat dicela oleh para bijaksana

Sukhino vā khemino hontu
Hendaklah ia berpikir

sabbe sattā bhavantu sukhitattā.
Semoga semua makhluk berbahagia dan tentram. Semoga semua makhluk berbahagia.

Ye keci pāna-bhūtatthi
Makhluk hidup apapun juga

tasā vā thāvarā vā anavasesā,
Yang lemah dan kuat tanpa kecuali

Dīghā vā ye mahantā vā
Yang panjang atau besar

majjhimā rassakā anuka-thūlā,
Yang sedang, pendek kecil atau gemuk

Ditthā vā ye ca aditthā
Yang tampak atau tak tampak

ye ca dūre vasanti avidūre,
Yang jauh ataupun yang dekat

Bhūtā vā sambhavesī vā
Yang terlahir atau yang akan lahir

sabbe sattā bhavantu sukhitattā.
Semoga semua makhluk berbahagia

Na paro param nikubbetha
Jangan menipu orang lain

nātimaññetha katthaci nam kiñci,
Atau menghina siapa saja

Byārosanā patīgha-saññā
Jangan karena marah dan benci

nāññam aññassa dukkham iccheyya.
Mengharap orang lain celaka

Mātā yathā niyam puttam
Bagaikan seorang ibu yang mempertaruhkan jiwanya

āyusā eka-puttam anurakkhe,
Melindungi anaknya yang tunggal

Evam pi sabba-bhūtesu
Demikianlah terhadap semua  makhluk hidup

mānasam bhāvaye aparimānam.
Dipancarkannya pikiran (kasih sayang) tanpa batas

Mettañ ca sabba-lokasmim
Kasih sayangnya ke segenap alam semesta

mānasam bhāvaye aparimānam,
Dipancarkannya pikirannya tanpa batas

Uddham adho ca tiriyañ ca
Ke atas, ke bawah dan ke sekeliling

asambādham averam asapattam.
Tanpa rintangan, tanpa benci dan permusuhan

Titthañ caram nisinno vā
Selagi berdiri, berjalan atau duduk

sayāno vā yāva tassa vigata-middho,
Atau berbaring, selagi tiada lelap

Etam satim adhittheyya
Ia tekun mengembangkan kesadaran ini

brahmam etam vihāram idham āhu.
Yang dikatakan : Berdiam dalam Brahma

Ditthiñ ca anupagamma
Tiada berpegang pada pandangan yang salah

sīlavā dassanena sampanno,
Dengan sila dan penglihatan yang sempurna

Kāmesu vineyya gedham
Hingga bersih dari nafsu indriya

na hi jātu gabbha-seyyam punar etī ti.
Ia tak akan lahir dalam rahim manapun juga

Salam Metta ^_^

Thx To : http://buddhadhamma.yolasite.com/

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate