18 Agustus 2015

Pelepasan Makhluk Hidup Atau Fang Sen

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
Pelepasan Makhluk Hidup Atau Fang Sen

Makna Fang Sen Atau Melepas Makhluk Hidup - Terdengar tidak asing lagi bagi kita yang beragama Buddha. Kegiatan seperti ini dilakukan orang dengan motivasi dan alasan yang berbeda-beda misalkan untuk semacam syukuran, pindah rumah atau pelimpahan jasa kepada leluhur dan pengharapan sesuatu ( meminta keinginan )

Umat Buddha memandang Fang Sen ini sebagai kegiatan yang harus terus menerut di laksanakan, sebab memiliki arti yang sangat mendalam yaitu : Dapat mengembangkann cinta kasih kepada semua makhluk  hidup.

Biar tidak salah, kegiatan Fang Sen adalah melepas satwa jadi bukan orang yang dilepas yah hehehe. Pelepasan hewan ini mengandung arti pula membebaskan penderitaan hewan agar tetap hidup dalam habitat nya yang artinya sama juga dapat membebaskan kesukaran dalam hidup yang kita alami.

Pelepasan makhluk hidup ini juga merupakan salah satu tindakan untuk menambah karma baik kita, dan sepertinya sudah menjadi tradisi dalam Agama Buddha. Dalam kitab suci Tipitaka, Anguttara Nikaya III: 203, Sang Buddha mengajarkan lima aturan moral (sila) yang dikenal dengan Pancasila Buddhis. Salah satu dari lima sila tersebut adalah bahwa seorang umat Buddha bertekad melatih diri menghindarkan diri dari "Pembunuhan Makhluk Hidup

Pembunuhan, apapun bentuk dan alasannya, adalah merupakan perbuatan kejahatan karena pembunuhan berarti mengakhiri kehidupan makhluk lain. Jika kita sebagai manusia memiliki keinginan untuk tetap hidup, serta tidak ingin kehidupan kita dirampas dan dipenjara oleh makhluk lain, demikian juga yang dirasakan dan diinginkan oleh makhluk lain.

Hal ini adalah hukum alam yang tidak dapat dipungkiri, akan tetapi kita mungkin berusaha menghindarinya dengan lebih mengutamakan kepentingan diri kita sendiri dengan anggapan bahwa kepentingan kita jauh lebih di atas dan lebih berharga daripada kepentingan makhluk lain.

Tanpa kita sadari sesungguhnya akibat dampak dari membunuh adalah kebencian dan dendam turun-temurun, dampak lain adalah iklim bumi yang tidak lagi kondusif dan damai, serta terjangkitnya berbagai penyakit yang menakutkan dan musibah lainnya.

Manfaat utama Fangshen adalah mencegah terjadinya pembunuhan hewan yang tidak berdaya, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama pula. Sifat peduli dan welas asih yang ditanamkan dalam kegiatan Fangshen ini harus juga dikembangkan dan menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari : http://www.wihara.com/

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate