8 Agustus 2015

Klenteng Paling Tua Di Indonesia Hian Thian Siang Tee

Headline News : - Jadwal Perayaan KATHINA 2560 TB Tahun 2016 - Selengkapnya
no image
Jepara - Hian Thian Siang Tee terletak 24 Km kearah selatan dari pusat kota jepara,di desa welahan kecamatan welahan kabupaten jepara. Klenteng ini merupakan peninggalan sejarah tionghoa di jepara dan sangat terkena sekali.

Sebuah bangunan religius sekaligus kental budaya berdiri di Desa Welahan, Kota Jepara. Bangunan klenteng ini bukan saja menjadi tempat ibadah umat Khong Hu Cu tapi juga menjadi salah satu ikon bagi kota tersebut.

Klenteng Hian Thian Siang Tee adalah bangunan klenteng yang berdiri sejak tahun 1600. Hal ini menjadikannya sebagai bangunan klenteng tertua yang pernah dibangun di Tanah Air. Klenteng yang juga dikenal sebagai Klenteng Welahan ini memiliki arsitektur bangunan yang dipenuhi dengan unsur kebudayaan warga Tionghoa.

Klenteng Welahan didirikan oleh kakak beradik Tan Siang Hoe dan Tan Siang Djie. Awalnya Tan Siang Hoe merantau dari daratan Tiongkok untuk mencari sang kakak yang pergi dan tidak kunjung kembali. Dalam perjalanan, seorang pendeta yang satu perahu dengannya mengalami sakit yang parah. Tan Siang Hoe memberikannya obat-obatan herbal yang iya bawa dari Tiongkok.

Setelah sembuh, pendeta tersebut memberikan Tan Siang Hoe sebuah kantong yang berisi benda-benda pusaka dari Tiongkok, yaitu sehelai kertas halus bergambar Paduka Hian Thiam Siang Tee, sebilah pedang Tiongkok, sebuah tempat abu, dan sejilid buku pengobatan/ramalan.

Setibanya di Semarang, Tan Siang Hoe mendapat kabar bahwa kakaknya menetap di daerah Welahan, Jepara, ia langsung mendatangi sang kakak yang saat itu menumpang di kediaman keluarga Liam Tjoe Tien. Demi keselamatan, kedua kakak beradik tersebut menitipkan pusaka yang di dapat dari pendeta kepada Liam Tjoe Tien. Suatu hari, Liam Tjoe Tien mengalami sakit keras dan tiba-tiba ia sembuh secara ajaib. Warga sekitar menganggap bahwa kejadian itu karena kesaktian pusaka-pusaka tersebut.

Sejak itu, Tan Siang Hoe dan Tan Siang Djie dianggap sebagai orang yang mampu menyembuhkan segala penyakit. Mereka kemudian membangun Kelenteng Welahan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan serta meminta perlindungan setiap mereka mengobati orang.

Sampai saat ini, Klenteng Welahan menjadi primadona wisata di Kota Jepara. Setiap menjelang Imlek, klenteng tersebut akan dipenuhi oleh umat Khong Hu Cu untuk bersembahyang. Banyak warga selain etnis Tionghoa yang juga berkunjung ke Klenteng ini untuk memohon pengobatan, tanya nasib, jodoh, bercocok tanam.

Refrensi :http://www.andriewongso.com/
Editor : Rico Ds

Buddha.id : Semoga kegiatan cetak buku paritta jilid 4 ini berjalan dengan lancar, bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa lihat Disini . Anumodana _/|\_ Found an article helpful? Donate